Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search
Analisa Kualitatif dan Kuantatif Pada Senyawa Organik Menggunakan Spektrofotometer Uv-Vis

Analisa Kualitatif dan Kuantatif Pada Senyawa Organik Menggunakan Spektrofotometer Uv-Vis

Friday, 22 July 2016


    Spektrofotometer Uv-Vis adalah pengukuran panjang gelombang dan intensitas sinar ultraviolet dan sinar tampak yang di absorsi oleh sampel menghasilkan konsentrasi. Metode yang digunakan pada instrument spektrofotometer adalah spektrofotometri. Untuk mengukur banyak radiasi yang diserap oleh suatu molekul sebagai fungsi frekuensi radiasi maka digunakan spektrum absorbsi. Spektrum absorbsi merupakan hubungan panjang antara banyaknya sinar yang diserap dengan panjang gelombang sinar.

Gambar 1. Ukuran panjang gelombang

Transisi yang diperbolehkan untuk tiap senyawa adalah berbeda, hal ini menyebabkan terjadinya perbedaan spektra absorbsi. Sementara banyaknya sinar yang diabsorsi pada panjang gelombang tertentu sebanding dengan banyaknya molekul yang menyerap radiasi, sehingga spektra absorbsi dapat digunakan untuk analisa kuantitatif.

Gambar 2. Contoh Spektra absorpsi senyawa derivatif hemaglobin

menggunakan spektrofotometer Uv-Vis

A. Analisa Kualitatif
      Analisa kualitatif pada spekyrofotemetri Uv-Vis biasanya dilakukan pada senyawa organik. Hal ini dikarenakan pada senyawa organik umumnya memiliki ikatan π.

Pengukuran titik leleh DNA

    Deoxyribonucleic acid (DNA) tersusun atas beberapa asam amino Adenin- Timin (A-T) dan Guanin-Cytosin (G-T). Dapat dikatakan absorbs dari molekul DNA merupakan penjumlahan dari asam amino  penyusunnya.
ADNA = Aadenine + Aguanine + Acytosine + Athymine
    DNA dapat mengabsorpsi sinar UV karena adanya basa nitrogen yang bersifat aromatik; fosfat dan gula tidak memberikan kontribusi dalam absorpsi UV. Panjang gelombang untuk absorpsi maksimum oleh DNA adalah  260 nm atau dikatakan λmaks= 260 nm. ternyata, panas juga dapat menyebabkan denaturasi asam nukleat. Proses denaturasi ini dapat diikuti melalui pengamatan nilai absorbansi yang meningkat karena molekul rantai ganda (pada dsDNA) akan berubah menjadi molekul rantai tunggal.
    Denaturasi termal pada DNA, terjadi sangat cepat dan bersifat koperatif karena denaturasi pada kedua ujung molekul dan pada daerah kaya AT akan mendestabilisasi daerah-daerah di sekitarnya. Suhu ketika molekul DNA mulai mengalami denaturasi dinamakan titik leleh atau melting temperature (Tm). Nilai Tm merupakan fungsi kandungan GC sampel DNA.

Hipokromisitas

    Meskipun λmaks untuk DNA dan RNA konstan, ternyata ada perbedaan nilai yang bergantung kepada lingkungan di sekitar basa berada. Dalam hal ini, absorbansi pada λ 260 nm (A260) memperlihatkan variasi di antara basa-basa pada kondisi yang berbeda. Nilai tertinggi terlihat pada nukleotida yang diisolasi, nilai sedang diperoleh pada molekul DNA rantai tunggal (ssDNA) atau RNA, dan nilai terendah dijumpai pada DNA rantai ganda (dsDNA). Efek ini disebabkan oleh pengikatan basa di dalam lingkungan hidrofobik. Istilah klasik untuk menyatakan perbedaan nilai absorbansi tersebut adalah hipokromisitas. Molekul dsDNA dikatakan relatif hipokromik (kurang berwarna) bila dibandingkan dengan ssDNA. Sebaliknya, ssDNA dikatakan hiperkromik terhadap dsDNA.

Aktivitas Enzim

    Aktivitas enzim digunakan sebagai ukuran dalam efektivitas suatu enzim yang merupakan biokatalisator (katalisator organic yang dihasilkan oleh sel). Enzim sangat pentimg dalam kehidupan karena semua reaksi metabolisme dikatalisis oleh enzim. Peningkatan konsentrasi enzim akan meningkatkan kecepatan reaksi enzimatik. Dapat dikatakan bahwa kecepatan reaksi enzimatik (v) berbanding lurus dengan konsentrasi enzim [E].
    Makin besar konsentrasi enzim, reaksi makin cepat. Konsentrasi enzim mempengaruhi kecepatan reaksi enzimatik. Pengaruh konsentrasi enzim ini yaitu pembentukan produk, dimana makin besar konsentrasi enzim  makin banyak pula produk yang dihasilkan sehingga dapat dinyatakan bahwa laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi enzim.

B. Uji Kuantitatif
    Sesuai dengan hukum Lambert Beer bahwa nilai absorbansi sebanding dengan jumlah molekul yang menyerap sinar radiasi pada panjang gelombang tertentu.

Kinetika Enzim

    Kinetika reaksi enzimatis dapat digunakan untuk menentukan kadar enzim. Kinetika reaksi enzimatik dapat diukur dengan mengukur jumlah substrat yang diubah atau produk yang dihasilkan per satuan waktu, dan pada suatu waktu yang sangat pendek, atau pada satu titik tertentu pada grafik disebut kecepatan sesaat (instantaneus velocity). Kecepatan sesaat merupakan tangens dari garis singgung terhadap grafik pada suatu titik tertentu. Kecepatan sesaat pada waktu mendekati nol, yaitu saat grafik masih berupa garis lurus disebut kecepatan awal (Vo). Pada reaksi enzimatis, jika disebut kecepatan, umumnya yang dimaksud adalah kecepatan awal. Keadaan dengan lebih tepat. Disamping kecepatan sesaat dan Vo, juga dikenal istilah kecepatan rata-rata, yaitu perbandingan antara perubahan jumlah substrat terhadap waktu

Reaksi enzimatik berlangsung melalui pembentukan kompleks enzim substrat (ES), bila semua enzim dalam keadaan ES (sistem jenuh oleh substrat) maka laju reaksi akan mencapai nilai maksimum (Vmaks). Perubahan nilai absorban antara standar dengan sampel menunjukan perubahan jumlah subtrat. Ketika subtrat berkurang maka menunjukan aktivitas enzim berkurang sehingga produk yang di hasilkan pun berkurang .

HACH spektrofotometer Uv-Vis series DR 6000 merupakan instrument dari brand HACH, menyediakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 190 nm s/d 1100 nm memungkinkan untuk menganalisa enzim, protein hingga senyawa anorganik sekalipun.

 

Gambar 3. Tampilan Menu Hach DR 6000

     Dilengkapi dengan stored program, sehingga user tidak usah di repotkan dengan pembuatan metode dan validasi. User program pun terdapat pada instrument ini, sehingga memungkinkan user untuk membuat program sesuai dengan metodenya masing-masing. Untuk masalah konktivitas penyimpanann bisa dilakukan via usb,ataupun PC . Kemudahan pengoperasian spektrofotometer DR 6000 memudahkan user dalam hal pembacaaan sampel dan mempersingkat waktu pengerjaan sampel. -OR-

Gambar 4. HACH DR 6000

Previous Article

Instrument Pendukung Metode Pemisahan Secara Evaporasi

Thursday, 30 June 2016
VIEW DETAILS

Next Article

Larutan Pembilas Elektroda PH (cleaning agent)

Tuesday, 26 July 2016
VIEW DETAILS