Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search
Analisis Lemak dan Gula pada Cokelat Menggunakan Refraktometer

Analisis Lemak dan Gula pada Cokelat Menggunakan Refraktometer

Wednesday, 19 September 2018

Cokelat (Chocolate) adalah salah satu produk Cacao yang digemari oleh banyak kalangan. Hal ini dikarenakan rasanya yang enak dengan kemasan yang bermacam-macam contohnya seperti cokelat batang dan permen cokelat.1 Rasa yang terbentuk dari produk ini tidak lepas dari analisa dan kontrol produksi yang baik dari perusahaan tersebut. Dari mulai bahan baku, analisa, pemasakkan hingga proses. produksinya haruslah terjaga kualitasnya. Beberapa parameter sangat penting dalam penentuan kualitas cokelat, dua diantaranya adalah analisa lemak dan gula.

Lemak merupakan komponen utama pada buah cokelat yang diolah, serta menentukan jumlah pengemulsi yang nantinya digunakan pada saat pencampuran bahan baku. Tentunya kadar lemak ini akan mempengaruhi “Cost” pada produksi Anda. Oleh sebab itu parameter ini haruslah dianalisa dengan sebaik mungkin.

Lalu bagaimana dengan Brix? Hampir seluruh produk cokelat memiliki rasa manis karena adanya penambahan gula pada saat pemasakkannya. Parameter brix ini pun sangat penting dalam pengecekkan gula maupun campuran yang terbentuk. Tidak hanya lemak, parameter brix pun sangat mempengaruhi “Cost” produksi Anda.

Untuk pertama kalinya lemak pada cokelat dapat dianalisa dengan menggunakan refraktometer jenis butyrorefractometer2, dan berlanjut hingga saat ini. Penggunaan refraktometer ini pun telah disetujui oleh AOAC dengan adanya AOAC Official Method 921.08. Namun terdapat beberapa treatment untuk pengukuran lemak pada cokelat meski menggunakan metode yang sama. Salah satu pengukuran lemak dan minyak dan lemak ini dapat dilakukan melalui pengukuran indeks refraktif (refractive Index/RI) menggunakan Butyrorefraktometer3. Beberapa Nilai Pengukuran Butyro ditunjukkan pada Tabel 1.

 

Tabel 1. Beberapa Nilai pengukuran Butyro dengan Indeks Refraktif (AOAC, 2006)

Degree

Indeks Refraktif (RI)

Degree

Indeks Refraktif (RI)

40

1.4524

50

1.4593

40.5

1.4527

50.5

1.4596

41

1.4531

51

1.4600

41.5

1.4534

51.5

1.4603

42

1.4538

52

1.4607

42.5

1.4541

52.5

1.4610

43

1.4545

53

1.4613

43.5

1.4548

53.5

1.4616

44

1.4552

54

1.4619

44.5

1.4555

54.5

1.4623

45

1.4562

55

1,4626

45.5

1.4565

55.5

1.4629

46

1.4569

56

1.4633

46.5

1.4572

56.5

1.4636

47

1.4576

57

1.4639

47.5

1.4579

57.5

1.4642

48.5

1.4583

58

1.4646

49

1.4586

58.5

1.4649

49.5

1.4590

59

1.4652

 

              

Nilai pembacaan tersebut juga semakin akurat apabila alat yang digunakan memiliki akurasi yang baik. Hal ini karena akurasi sangat berkaitan dengan jumlah cost produksi yang dikeluarkan. Oleh sebab itu, pemilihan alat menjadi salah satu faktor yang paling penting dalam analisa. Alat yang dapat menjadi solusi untuk permasalahan Anda adalah Refraktometer RFM 300 series untuk analisa lemak dan Brix. Produk lainnya yang dapat dijadikan pilihan untuk mengukur parameter Brix dan Refractive Index adalah RFM 742.

Refraktometer RFM 300 series maupun RFM 742 merupakan alat refraktometer tipe benchstop yang cocok untuk aplikasi pada food and beverage. Alat ini memiliki akurasi yang baik dengan nilai akurasi ± 0.01 untuk analisa °Brix dan ± 0.00005 untuk Refractive Index. Alat ini telah memenuhi beberapa standard seperti GLP, OIML; ASTM D 5006, USP/EP/BP; and with optional software, operational requirements of FDA regulation 21 CFR Part 11.

 

 

 

References :

  1. Noellsch, Torrie. 2018. The Refractometer : A Sweet Instrument in the Confectionery Gamehttps://www.oico.com/oi-blog/lablife/2018/02/sweet-refractometry 

  2. Stanley, Joseph. 1937. Refractometric Determination of Fat in Chocolate, W.A Cleary Corporation, New Brunswick,N.J

  3. Howitz, Dr. William. dan Dr.George W.Latimer,Jr. 2006. Official Methods of Analysis of AOAC INTERNATIONAL 18th Edition, 2005. Gathersburg : The Association Official Agricultural Chemist.

 

Previous Article

TRIK UNTUK PENGUKURAN PH PADA SAMPEL NON-AQUEOUS MAUPUN SAMPEL CAMPURAN

Tuesday, 18 September 2018
VIEW DETAILS

Next Article

Pemisahan Serum dan Plasma dari Darah

Monday, 01 October 2018
VIEW DETAILS