Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search
Cara Uji Total Suspended Solid (TSS) dalam Limbah Cair Industri Cat

Cara Uji Total Suspended Solid (TSS) dalam Limbah Cair Industri Cat

Friday, 13 January 2023

Tahukah Anda bahwa ada dua cara yang dapat digunakan dalam pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS)? Padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) dapat diuji dengan menggunakan metode gravimetri dengan menggunakan oven dan timbangan analitik, dan secara langsung atau in situ dengan menggunakan meter TSS portable. Kedua metode ini dapat digunakan untuk sampel air dan air limbah baik air limbah domestik maupun industri termasuk industri cat sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 6989 Bagian 3 Tahun 2019 yang merupakan standar adaptasi dari Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater 23rd edition (2017) part 2540D. Sedangkan baku mutu parameter TSS pada air limbah industri cat adalah tidak boleh lebih dari 50 mg/L, hal ini tercatat pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014.

Limbah cair industri cat berasal dari proses pencucian, aktivitas pembilasan, maupun pembersihan tangki saat proses produksi berlangsung. Limbah cair berupa air cucian, ceceran dari sisa produksi cat, air pendingin dan boiler, pencucian alat transportasi bahan baku, dan lain sebagainya. Limbah cat mengandung zat kimia berbahaya dan beracun seperti logam berat dan pelarut organik. Bahan berbahaya ini dapat merusak lingkungan karena sifatnya yang beracun dan mudah terbakar. Komponen beracun dan berbahaya yang biasa terkandung dalam cat adalah xylene, ethyl acetate, glycol, benzene, phenol dan methylene chloride. Selain itu, kandungan yang bersifat mudah terbakar seringkali dimanfaatkan kembali menjadi bahan bakar untuk industri. Berdasarkan bahayanya kandungan limbah industri cat, maka perlu dilakukan penanganan yang dapat disesuaikan dengan peraturan ataupun prosedur yang berlaku, seperti sisa buangan cat tidak boleh dibuang secara langsung ke saluran air dan harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang yang dapat disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Apabila limbah cair industri cat tidak ditangani dengan benar dan dibuang secara langsung, hal ini akan berdampak terhadap lingkungan perairan penerima dan juga dapat membahayakan kesehatan manusia secara tidak langsung ataupun membahayakan makhluk hidup air lainnya seperti merusak tumbuhan air maupun dapat mematikan hewan-hewan air. 

Salah satu parameter penting yang perlu diuji dalam limbah cair industri cat adalah padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS). Peningkatan padatan tersuspensi total (total suspended solids, TSS) akan meningkatkan tingkat kekeruhan yang selanjutnya menghambat penetrasi cahaya matahari ke dalam perairan. Kurangnya intensitas cahaya matahari yang masuk ke perairan akibat tingginya TSS dapat berdampak negatif terhadap ekosistem perairan. Jika suatu perairan memiliki nilai kekeruhan atau suspended solid yang tinggi maka semakin rendah nilai produktivitas perairan tersebut. Hal ini berkaitan dengan fotosinstesis dan respirasi organisme perairan. Oleh karena itu, guna mencegah hal seperti ini terjadi, produsen industri cat harus memerhatikan kualitas air limbah yang dibuang ke perairan sehingga tidak akan berdampak negatif terhadap perairan sekitar.

Cara pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) dengan menggunakan metode gravimetri dengan menggunakan oven dan secara langsung atau in situ dengan menggunakan meter TSS portable sebagai berikut.

Cara Uji TSS dengan Metode Gravimetri

Pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) dapat dilakukan dengan menggunakan metode gravimetri yang mengacu pada Standar nasional Indonesia (SNI) Nomor 6989 Bagian 3 Tahun 2019. Metode gravimetri dalam pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) digunakan untuk menentukan residu tersuspensi yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah. Pengujian ini dilakukan dengan cara sampel dihomogenkan dan disaring dengan media penyaring yaitu microglass-fiber filter dengan ukuran porositas 0,7 µm sampai dengan 1,5 µm yang sebelumnya ditimbang, kemudian residu yang tertahan pada media penyaring dikeringkan dengan menggunakan oven pada kisaran suhu 103 °C sampai dengan 105 °C hingga mencapai berat tetap.

Berikut Langkah-langkah pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) dengan menggunakan metode gravimetri.

  1. Persiapan media penyaring atau cawan Gooch
  2. Pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS)
  3. Perhitungan padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS)

Perhitungan padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) dilakukan dengan rumus di bawah ini:

TSS (mg/l) = (W1 – W0) x 1000 / V

Keterangan:

W0     adalah berat media penimbang yang berisi media penyaring awal (mg);

W1     adalah berat media penimbang yang berisi media penyaring dan residu kering (mg);

V        adalah volume sampel uji (ml);

1000 adalah konversi militer ke liter.

Selain metode gravimetri yang dilakukan di laboratorium, pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) dapat langsung dilakukan di lapangan secara in situ ataupun di laboratorium dengan menggunakan meter TSS portable.

 

Cara Uji TSS secara in situ dengan Menggunakan Meter TSS Portable

Pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) dengan menggunakan meter TSS portable merupakan metode yang tepat untuk digunakan apabila pengambilan sampel yang akan diuji berada jauh dari laboratorium uji. Pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) dengan menggunakan meter TSS portable dilakukan dengan cara memasukkan probe atau elektroda TSS ke dalam badan air atau sampel air uji, kemudian hasil pengukuran dibaca atau dapat dilihat pada display meter TSS portable. Pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) dengan menggunakan meter TSS portable juga akurat karena sebelumnya dapat dilakukan kalibrasi pada alat sehingga dapat memaksimalkan dan meningkatkan keakuratan hasil pengukuran. Meter TSS portable juga mudah digunakan sehingga memudahkan analis dalam melakukan pengukuran. Cara pengujian dengan menggunakan meter TSS portable dapat dilihat pada gambar 2 di bawah ini dan contoh meter dan probe TSS portable dapat dilihat pada gambar 1.  Pengujian dengan menggunakan meter TSS portable telah diakui dan disesuaikan dengan standar DIN EN 27027 atau ISO 7027.

Gambar 1. Meter dan probe TSS portable

Gambar 2.  Cara pengujian dengan menggunakan meter TSS portable

 

Pengujian padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids, TSS) dengan menggunakan oven ataupun TSS portable selain dapat digunakan untuk berbagai jenis limbah cair industri, cara pengujian ini juga dapat digunakan untuk air bersih dan air minum.

Referensi:

Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 6989 Bagian 3 Tahun 2019. Cara uji padatan tersuspensi total (Total Suspended Solids/TSS) secara gravimetri

Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater 23rd edition (2017) part 2540D. Total Suspended Solids Dried at 103-105o

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014. Baku Mutu Air Limbah

ISO 7027-1:2016. Water quality - Determination of Turbidity - Part 1: Quantitative methods

Previous Article

Total Acid Number (TAN) dalam Petroleum

Friday, 06 January 2023
VIEW DETAILS

Next Article

Penentuan Kadar Air dalam Pulp dan Kertas

Tuesday, 24 January 2023
VIEW DETAILS