Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search
UJI STABILITAS PADA MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN

UJI STABILITAS PADA MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN

Wednesday, 18 April 2018

Uji stabilitas (Stability testing) atau dikenal juga sebagai Shelf life testing digunakan sebagai penentu tanggal “best before” ataupun “expired date” tidak hanya untuk produk farmasi namun juga untuk  makanan dan minuman kemasan. Uji ini dilakukan dengan berbagai metode yang bergantung pada standar dari perusahaan masing masing. Berdasarkan standard-standard yang ada, beberapa standard telah mengusulkan metode untuk pengujian makanan dan minuman kemasan agar tanggal “best before” ataupun “expired date” produk tersebut dapat diketahui.

Meskipun makanan dan minuman kemasan terlindungi dari udara luar namun, stabilitas material makanan maupun minuman tersebut dapat menurun seiring berjalannya waktu sehingga diperlukan adanya uji stabilitas sebelum dan setelah pengemasan (packaging). 1 Uji stabilitas dilakukan dengan pengaplikasian zona temperature dan kelembaban pada produk dalam chamber tertutup. Zona ini dibagi menadi 4 zona berdasarkan tingkat suhu dan kelembaban di berbagai belahan dunia. Hal ini mengacu pada standar ICH Q1 R2.2

Salah satu metode yang tepat adalah dengan menggunakan suatu wadah yang dapat diatur suhu maupun kelembabannya yang disebut climate chamber. Hal ini berdasarkan standard FAO chapter 4 yang menerangkan uji stabilitas berbagai raw material makanan dengan menggunakan Climate Chamber.3

Climate Chamber adalah alat perantara yang digunakan untuk menentukan shelf life dari suatu produk atau dapat dikatakan untuk menentukan date marking yang terdiri dari “best before” atau “expired date”. Penggunaan alat Climate Chamber dapat diaplikasikan pada produk-produk makanan dan minuman serta raw materialnya. Hal ini dilakukan dengan cara mengaplikasikan temperatur dan kelembaban udara serta pengaturan waktu sesuai dengan standard yang digunakan. Setiap perusahaan metode yang mungkin berbeda-beda dalam menentukan “best before” atau “expired date”. Namun beberapa standard dapar dijadikan acuan dalam menentukan date marking ini.

Alat Climate Chamber yang tepat dalam hal ini ICH adalah yang merupakan produk dari memmert. Keunggulan dari ICH memmert dari produk-produk setipe nya adalah sebagai berikut

  • ICH memenuhi beberapa standar diantaranya ICH Q1A (Internatinonal Conference of Harmonisation) - STABILITY TESTING OF NEW DRUG SUBSTANCES AND PRODUCTS Q1A(R2), FAO (Food and Agriculture Organization) , WHO (World Health Organization), GMP (Good manufacturing practices), GLP (Good Laboratory Practice), EMA (European Medicines Agency), ASEAN

  • Terdapat lampu yang dapat diatur intensitasnya

  • Dapat melakukan ramping temperature dan kelembaban udara melalui program  AtmoCONTROL 

  • Kualitas terbaik, terbuat dari bahan stainless steel tahan karat dan mudah dibersihkan

Gambar 1. Memmert Incubator Climate Chamber 
 

Gambar 2. Temperatur dan humidity working pada Memert tipe ICH

Tipe ICH 260L adalah salah satu tipe alat climate chamber diluncurkan oleh Memmert yang berasal dari Jerman

Specification

 

Working temperature range

from +10°C up to +60°C with humidity

Setting accuracy temperature

0.1 °C

Temperature

2 Pt100 sensors DIN Class A in 4-wire-circuit for mutual monitoring, taking over functions in case of an error

Humidity

humidity supply with distilled water from external tank by self-priming pump

Humidification

humidification by hot steam generator

Humidity

active humidifying and de-humidifying adjustable from 10-80 % rh with digital display of relative humidity - resolution of display 0.1 %, setting accuracy 0.5 %

Light

daylight and UV-light can be programmed individually via controller

Light

illumination unit consisting of 4 fluorescent lights with cold white light (standard illuminant D65, 6.500K) and 2 UV-lamps in the spectral range of 320-400 nm

Light

cold white light +/- 6 %, for UV-light +/- 10 %

ControlCOCKPIT

TwinDISPLAY. Adaptive multifunctional digital PID-microprocessor controller with 2 high-definition TFT-colour displays

Language setting

German, English, Spanish, French, Polish, Czech, Hungarian

Timer

Digital backwards counter with target time setting, adjustable from 1 minute to 99 days

Function SetpointWAIT

the process time does not start until the set temperature is reached

Calibration

three freely selectable values each, temperature/humidity/CO2

adjustable parameters

temperature (Celsius or Fahrenheit), fan speed, light, programme time, time zones, summertime/wintertime

Fan

forced air circulation in working chamber adjustable from 10 to 100 % in 10 % steps

Documentation

programme stored in case of power failure

Programming

AtmoCONTROL software on a USB stick for programming, managing and transferring programmes via Ethernet interface or USB port

Bahan alat

Stainless steel interior

Volume

256L

Dimensions

w(A) x h(B) x d(C): 640 x 800 x 500 mm (interior) ; w(D) x h(E) x d(F): 824 x 1552 x 685 mm (exterior)

Max. number of internals

9

Max. loading of chamber

200 kg

Max. loading per internal

20 kg

Voltage Electrical load

  • 230 V, 50/60 Hz approx. 1350 W

  • 115 V, 50/60 Hz approx. 1350 W

Ambient conditions set up

The distance between the wall and the rear of the appliance must be at least 15 cm. The clearance from the ceiling must not be less than 20 cm and the side clearance from walls or nearby appliances must not be less than 5 cm

Ambient temperature

15 °C to 28 °C (up to 34 °C with limited temperaturerange)

Humidity rh

max. 70 %, non-condensing

Altitude of installation

max. 2,000 m above sea level

Overvoltage category

II

Pollution degree

2

Hubungan range suhu dan relative humidity pada Memert ICH dapat dilihat pada gambar 2, bila alat ICH diatur humidity nya maka range suhu yang dapat dicapai alat berkisar 10 sampai 60°C. Titik hitam menjelaskan petunjuk tes dari ICH. Sebagai contoh, jika suhu pengerjaan diatur pada suhu 30 °C, maka nilai relative humidity yang sesuai adalah berkisar 30-40% rH, 60-70%, dan 70-80%. 
    Ketika temperatur berubah maka kelembaban relatif (% relative humidity) juga berubah. Hal ini dikarenakan udara panas dapat menahan banyak uap air daripada udara dingin. Jika tidak ada kelembaban yang meningkat pada udara, maka temperatur naik namun kelembaban udara relatif menurun. Hal ini dapat diaplikasikan pada alat ICH climatic chamber, yang bergantung pada zona wilayah tes yang diatur pada ICH Q1 R2. 

REFERENCE
1. Robertson, L.Gordon. 2010. Food Packaging and Shelf Life. Brisbane : Taylor and Francis Group, LLC
2. ICH Expert Working Group. 2003. Stability Testing of New Drug Substances and Products Q1A(R2). 
3. Food and Agriculture  Organization. 2008. http://www.fao.org/docrep/008/y7223e/y7223e0a.htm 

Previous Article

PENCEMARAN LOGAM BERAT DI AIR

Tuesday, 17 April 2018
VIEW DETAILS

Next Article

EBRO TEMPERATURE DATA LOGGER

Wednesday, 25 April 2018
VIEW DETAILS