| ( ! ) Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home2/sakaka/public_html/web/news-detail.php on line 100 | ||||
|---|---|---|---|---|
| Call Stack | ||||
| # | Time | Memory | Function | Location |
| 1 | 0.0001 | 364768 | {main}( ) | .../news-detail.php:0 |

Emulsi adalah sediaan yang mengandung bahan obat cair atau cairan obat terdispersi dalam cairan pembawa distabilkan dengan zat pengemulsi atau surfaktan yang cocok.. salah satu jenis emulsi yang digunakan sebagai agen pembawa obat adalah Fat emulsion.
Fat emulsion berasal dari minyak kedelai yang dimurniakan , biasanya digunakan sebgai suplemen. Karena kemampuan nya yang mudah tersebar dan menyerap di tubuh maka fat emulsion banyak digunakan sebagai agen pembawa obat.banyak digunakan sebagai agen pembawa obat yang non-larut ditubuh atau yang tidak bisa langsung disuntikan melalui urat nadi.
Contoh obat yang menggunakan fat emulsion diataranya adalah seperti dexamethasone, neroleptic dan propofol, sedangkan untuk obat injeksi yang menggunakan fat emulsion diantara diazepam, etomidate, PGE1, dexamethasone palmirate dan alprostadil, Terdapat pula emulsi injeksi pada modifikasi intralipid , Liposyn II, Lipofundin fat emulsions. Sedangkan beberapa obat seperti bupivacaine hydrochloride, tetrandrine, garlic oil, paclitaxel, itraconazole, amphotericin B, tirilazad, dll sedang dalam proses riset pengembagan untuk menggunakan fat emulsion sebagai agen pembawa.
Dari hasil eksperimen yang luas dan uji klinis, telah ditemukan bahwa optimum ukuran partikel untuk fat emulsion berada pada diameter antara 0,1 sampai 0,5 um, dengan tekanan osmotik (310-350 mmol / L) dan pH (8,0) hampir sama dengan plasma darah manusia. Jika ukuran partikel leih dari 0,5 μm, maka dapat menyebabkan fat emulsi terkamulasi dan menyumbat aliran pembuluh darah sehingga akan membahayakan pasien.
Salah satu contoh aturan standar di Farmakope China Di Cina 2005, Volume 2, Bab 6, menetapkan bahwa gelembung-gelembung di injeksi emulsi lemak perlu menggunakan coulter counter untuk mengukur; kebanyakan partikel memiliki ukuran sekitar 0,5 μm. Untuk partikel yang lebih besar dari 0,5μm, harus tidak lebih dari 3 % dengan ukuran lebih dari 1μm dan tidak boleh ada partikel yang lebih dari 5μm.
Prinsip kerja coulter counter sendiri menggunakan metode electrical sensing zone yang menghubungkan antara ukuran partikel dengan hantaran listrik yang dihasilkan. Metode ini tidak dipengaruhi oleh warna, bentuk dan karakteristik optic dari partikel, juga dapat mendeteksi partikel meski dalam konsentrasi yang sangat rendah (0.4 µm to 1600 µm). Analyzers Coulter Counter memberikan hasil berupa distribusi ukuran dalam angka /jumlah , volume dan luas permukaan dalam satu kali pengukuran
Beckman Coulter, Inc, sebagai penemu Coulter Prinsip, telah melayani partikel bidang karakterisasi selama lebih dari setengah abad. Coulter counter Multisizer 4 menggunakan teknologi pengolahan pulsa digital, yang memungkinkan instrumen untuk lebih akurat menganalisa dan merekam setiap hasil pembacaan.
Perusahaan manufaktur fat emulsion yang telah menggunakan coulter counter multisizer Beckman khususnya untuk wilayah China saja yaitu Sino-Swed Pharmaceutical, Guangzhou Qiaoguang Pharmaceutical, and Mitsubishi Pharma (Guangzhou), Chongqing Yaoyou Pharmaceutical, Zhejiang Kanglaite Pharmaceutical, dan Shanghai Xinxing Medicine menggunakan Coulter Counter sebagai Quality Control dan R&D untuk produk fat emulsion mereka.
Referensi:
Beckman Coulter., Quality Control Of Injectable Fat Emulsion Using Coulter Counter., diunduh di https://www.beckmancoulter.com/wsrportal/wsr/industrial/applications/pharmaceuticals/index.htm ., 10 Desember 2015.