Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search
Analisa Produk Minyak Bumi: Bilangan Asam dan Basa

Analisa Produk Minyak Bumi: Bilangan Asam dan Basa

Tuesday, 14 July 2020

Apakah Anda masih mengalami kesulitan dalam menguji bilangan asam (AN) dan bilangan basa (BN) pada produk minyak bumi? Pengujian BN dan AN dapat dilakukan secara manual dengan metode titrasi potensiometri menggunakan buret glassware, namun cara ini sering kali menyulitkan karena membutuhkan preparasi dan penambahan reagent secara manual dan beresiko, perhitungan hasil titrasi juga memerlukan ketelitian dan ketepatan namun secara subjektif analis/operator, selain itu memerlukan keahlian yang tepat untuk melakukannya, sehingga cara ini tidak dianjurkan dan lebih direkomendasikan untuk menggunakan titrator otomatis. Beberapa studi menyebutkan, uji AN dan BN sudah dapat menggambarkan kualitas minyak bumi. Hal ini juga dinyatakan dalam standard American Society for Testing and Materials (ASTM), International Organization for Standardization (ISO), Deutsches Institut für Normung (DIN), Universal Oil Products Colection (UOP) Standards, IP, DIN dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Untuk itu, penting bagi para pelaku industri minyak bumi dalam melakukan uji bilangan asam dan basa pada produk minyak bumi dalam menentukan kualitasnya. 

 

Minyak Bumi

Minyak bumi atau “crude oil” adalah senyawaan hidrokarbon dan non-hidrokarbon yang terdapat di dalam bumi. Minyak bumi berwarna coklat kehitaman sampai hitam, dalam bentuk cair dan terdapat gas–gas yang melarut di dalamnya, dengan berat jenis berkisar antara 0,8000 – 1,0000.

Unsur kimia penyusun minyak bumi adalah :

  • Unsur mayor adalah karbon dan hidrogen (disebut unsur hidrokarbon), dan
  • Unsur minor adalah sulfur, nitrogen, oksigen, halogen dan logam (disebut unsur non-hidrokarbon)

Besarnya kandungan (konsentrasi) unsur tersebut dalam berbagai macam minyak bumi, seperti ditunjukkan pada Gambar 1.

Sifat minyak bumi antara satu dengan lainnya berbeda–beda, dari yang ringan (encer) sampai pada yang berat (kental). Hal ini sangat bergantung pada jenis dan besarnya kandungan komponen (unsur) di dalam minyak bumi.

Gambar 1. Kandungan Konsentrasi (% wt) Unsur – Unsur dalam Minyak Bumi

Diharapkan bahwa minyak bumi mengandung unsur non-hidrokarbon dalam jumlah sekecil mungkin. Makin kecil kandungannya mempunyai nilai ekonomi makin tinggi, karena dengan kandungan yang kecil tidak memerlukan biaya yang tinggi dalam proses pengolahannya ataupun dalam pemenuhan spesifikasi produk yang dihasilkan.

 

Produk Minyak Bumi: Kandungan, Proses Destilasi dan Kegunaanya

Minyak bumi merupakan sumber daya alam yang dalam proses pembentukan minyak bumi memerlukan waktu yang sangat lama. Butuh waktu yang lama untuk menghasilkan minyak bumi yang kemudian diolah menjadi bahan siap jadi. Minyak bumi ini tersusun atas minyak mentah, dimana proses pengolahan minyak mentah inilah yang nantinya akan menghasilkan bahan siap jadi. Berikut adalah hasil olahan minyak bumi beserta kandungan dan kegunaanya yang ditampilkan pada Tabel 1 di bawah ini.

Tabel 1. Jenis Produk Minyak Bumi Beserta Kandungan dan Kegunaanya

Sebagai penggerak perekonomian bangsa, beragam produk minyak bumi yang dipasarkan di seluruh Indonesia dan kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, kualitas produk minyak bumi sangat penting untuk diperhatikan, yaitu dengan menguji bilangan asam dan basa. Sesuai standard, penentuan bilangan asam dan basa pada produk minyak bumi dilakukan dengan metode titrasi potensiometri dengan menggunakan titrator otomatis.

 

Titrasi Potensiometri: Uji Bilangan Asam dan Basa Produk Minyak Bumi

Potensiometri adalah suatu teknik analisis pengukuran konsentrasi sebagai fungsi dari potensial dalam suatu sel elektrokimia. Metode ini sangat berguna untuk menentukan titik ekuivalen suatu titrasi secara instrumen sebagai pengganti indikator visual. Ketelitian titrasi potensiometri lebih tinggi dibandingkan dengan titrasi visual yang menggunakan indikator.

Adapun prinsip kerja penentuan bilangan asam (AN) pada produk minyak bumi dengan metode titrasi potensiometri yaitu titrasi asam-basa dengan menggunakan KOH sebagai titran. AN diekspresikan dalam mg KOH per g sampel. Karena sampel tidak berair, sampel diencerkan dalam pelarut (solvent). Selain itu, untuk penentuan bilangan basa (BN) ditentukan oleh titrasi asam-basa menggunakan HClO4 sebagai titran, dan dinyatakan dalam mg KOH per g sampel. Karena sampel tidak berair, sampel larutkan dalam pelarut.

Titrant dan pelarut yang disesuaikan dengan standard-standard uji yang digunakan dalam penetapan Bilangan asam dan basaproduk minyak bumi sesuai ditampilkan pada Tabel 2 di bawah ini.

Tabel 2. Titrant dan Pelarut yang Digunakan Sesuai Standar Uji BN dan AN Produk Minyak Bumi

Uji BN dan AN masih dapat dilakukan dengan menggunakan titrasi manual, namun tahukah Anda resiko yang dapat terjadi? Pada Tabel 3 di bawah ini akan ditampilkan perbandingan resiko pengujian bilangan asam-basa pada produk minyak bumi dengan menggunakan titrasi manual dan titrator otomatis.

Tabel 3.  Perbandingan Titrator Otomatis dan Manual

Dengan demikian, perbandingan yang ditampilkan pada Tabel 3 diatas menunjukkan titrator otomatis lebih baik digunakan untuk pengujian BN dan AN produk minyak bumi dikarenakan lebih cepat, mudah digunakan dan aman bagi analis/operator.

Baca juga : Analisa Total Nitrogen pada Minyak Bumi

Referensi:

ASTM D2896-11 Standard Test Method for Base Number of Petroleum Product by Potentiometric Perchloric Acid.

ASTM D664-09a Standard Test Method for Acid Number of Petroluem Products by Potentiometric Titration.

SNI 8243:2016 Metode Uji Standar untuk Bilangan Asam dari Produk Petroleum Menggunakan Titrasi Potensiometri.

SNI 8252:2016 Metode Uji Standar untuk Bilangan Basa Produk Petroleum dengan Titrasi Potensiometrik Asam Perklorat.

Diktat, Pusdiklat Migas Cepu ; Modern Petroleum Technology, Hobson G.D ; Petroleum Refinery Engineering, Nelson W.L dan Modern Petroleum Refining Processes., Bhaskara Rao B.K dalam https://www.iatekunsri.com/artikel/keteknikkimiaan/93-pengetahuan-minyak-dan-gas-bumi-1-crude-oil?showall=1

https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/hasil-olahan-minyak-bumi

 

Previous Article

pH White Water dalam Industri Pulp dan Kertas

Friday, 10 July 2020
VIEW DETAILS

Next Article

Elektroda pH untuk sampel Cat : Tips Pemilihan dan Perawatan

Wednesday, 22 July 2020
VIEW DETAILS