Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search
pH Kolam Air Budidaya Ikan

pH Kolam Air Budidaya Ikan

Tuesday, 28 January 2020

Faktor apa yang penting dalam keberhasilan budidaya ikan? Ikan tumbuh subur ketika air kolam memiliki pH yang sama dengan air yang ditemukan di lingkungan alami mereka. Jika tingkat pH terlalu rendah atau terlalu tinggi, hal tersebut bisa membuat ikan sakit, bahkan bisa membunuh mereka. pH rendah berarti bahwa air bersifat asam; pH tinggi berarti airnya bersifat basa. Parameter pH merupakan parameter kualitas air yang biasanya dipantau dalam industri akuakultur karena parameter ini berfluktuasi setiap hari. 

Gambar 1. Kolam Budidaya Ikan

Apa itu pH?

Istilah pH menggambarkan seberapa asam atau basa suatu zat. H mengacu pada jumlah ion hidrogen dan ion hidroksida yang ada dalam cairan, seperti air kolam ikan Anda. Semakin rendah jumlah ion hidrogen, semakin banyak zat yang bersifat asam. Semakin tinggi jumlah ion hidrogen, semakin banyak zat tersebut. Skala pH adalah diagram yang menyediakan panduan visual untuk berbagai tingkat pH. Air murni memiliki pH netral, atau tingkat pH 7. Susu memiliki tingkat pH 6. Semakin rendah angka pada skala pH, semakin tinggi jumlah asam yang dimiliki zat tersebut. Misalnya, jus lemon memiliki pH 2. Tingkat lebih tinggi dari tujuh lebih basa atau basa. Soda kue memiliki pH 9.

Asam dan basa kuat dapat larut ke dalam air dan mengubah tingkat pH air. Batuan, bahan kimia, dan bahkan jika Anda menambahkan atau mengeluarkan ikan dari kolam Anda maka dapat mengubah tingkat pH dalam air. Hal ini mempengaruhi bahan kimia lain yang ada di dalam air, seperti amonia dari limbah ikan. Ketika tingkat pH air turun dan menjadi asam, ion amonia secara kimia bereaksi dengan air untuk membentuk ion amonium yang tidak berbahaya dan ion hidroksil dan karbon dioksida. Beberapa batu yang tidak secara khusus dijual untuk kolam ikan dapat memiliki unsur-unsur berbahaya di dalamnya, seperti batu kapur, yang dapat meningkatkan pH dalam air Anda dan membuatnya lebih basa. Ketika tingkat pH air naik dan menjadi lebih basa, ion amonium secara kimia dapat bereaksi dengan air untuk membentuk ion amonia beracun, yang dapat meracuni dan membunuh ikan Anda.

Tingkat pH yang berbahaya

Air kolam ikan dengan pH rendah sangat asam dan dapat membakar kulit ikan. Air tangki atau kolam ikan dengan pH tinggi sangat basa atau basa, dan dapat membekukan atau membakar kulit ikan secara kimia. Ikan muda lebih sensitif terhadap air asam yang lebih tinggi daripada ikan dewasa. Air ikan yang memiliki pH 5 terlalu asam dan akan membunuh telur ikan, sehingga tidak akan menetas.

pH Air Ikan

Spesies yang berbeda memerlukan tingkat pH yang berbeda. Beberapa hewan air dapat mentolerir kadar keasaman atau pH yang lebih tinggi daripada yang lain. Sebagai contoh, koi berkembang dalam air yang memiliki pH 7,5 dan dapat mentolerir pH air sebesar 8,2. Ikan Oscar lebih suka air yang lebih asam dengan pH 6,5 atau 7. Cichlid Afrika lebih suka air yang lebih basa dengan pH 8,5. Idealnya, tujuannya itu adalah untuk memiliki air kolam ikan yang memiliki pH netral 7.


Untuk budidaya ikan air tawar pH yang cocok adalah 6,5 - 7,5. Syarat lain yang penting adalah fluktuasi atau perbedaan pH pagi dan siang tidak lebih dari 1. Misalnya, pagi hari pH air pada kolam / karamba / karamba jaring apung adalah 6,5 maka pH pada siang hari tidak boleh mencapai angka 8. Derajat keasaman dipengaruhi oleh aktifitas ikan dan organisme lain, yaitu pernafasan (respirasi). Respirasi menghasilkan CO2 yang mengakibatkan pH menurun. Jadi pada malam hari pH air cenderung lebih rendah dibanding siang hari.

Tabel 1. pH air yg sesuai untuk ikan air tawar

Jenis Ikan pH
Ikan Tawes 6.5 – 7.5
Ikan Nilem 6.5 – 7.5
Ikan Tombro/Mas 7 - 8
Ikan Patin 6 - 8
Ikan Bawal 7 - 8
Ikan Gurame 6.5 – 8
Ikan Nila 6.5 - 7.5
Ikan Sidat 7 - 8
Ikan Lele 6.5 – 8
Ikan gabus 6 -  7.5

 

Sedangkan untuk budidaya ikan air laut, pH > 7 (basa). Air laut mempunyai kemampuan menyangga yang sangat besar untuk mencegah perubahan pH. Perubahan pH sedikit saja dari pH alami akan memberikan petunjuk terganggunya sistem penyangga. Hal ini dapat menimbulkan perubahan dan ketidak seimbangan kadar CO2 yang dapat membahayakan kehidupan biota laut. Perubahan pH dapat mempunyai akibat buruk terhadap kehidupan biota laut, baik secara langsung maupun tidak langsung. Akibat langsung adalah kematian ikan, burayak, telur, dan lain-lainnya, serta mengurangi produktivitas primer. Akibat tidak langsung adalah perubahan toksisitas zat-zat yang ada dalam air, misalnya penurunan pH sebesar 1,5 dari nilai alami dapat memperbesar toksisitas NiCN sampai 1000 kali.

Mengubah Tingkat pH

Gunakan kit uji pH air kolam ikan untuk menguji air Anda. Jika tingkat pH air kolam ikan Anda terlalu rendah, airnya terlalu asam. Untuk menaikkan level pH hingga 7 Anda dapat menambahkan batu kapur atau batu yang dihancurkan ke dalam air, aerasi air tangki dengan pompa udara untuk menghilangkan kelebihan karbon dioksida yang terbentuk dalam air pH rendah, atau gunakan buffer alkali untuk menetralkan asam. dan membuatnya menjadi pH yang lebih nuetral. Jika Anda tinggal di daerah dengan air keras, atau air yang memiliki pH tinggi, turunkan dengan menambahkan buffer asam, gunakan pelembut air atau saring air di atas lumut gambut.

Untuk memantau kualitas pH air kolam ikan anda, dapat digunakan Intellical PHC101  dan HQD. Intellical PHC101  dan HQD adalah probe dan meter yang cocok digunakan untuk pengujian pH dalam skala laboratorium. HQD adalah meter dengan tipe benchtop maupun portable.

 

 

Referensi:

https://freshwater-aquaculture.extension.org/water-quality-in-aquaculture/

https://sciencing.com/can-ph-affect-fish-12101588.html

http://www.bppp-tegal.com/web/index.php/artikel/budidaya-perikanan/550-usaha-budidaya-perikanan-laut

https://www.perishablenews.com/seafood/us-aquaculture-production-to-rise-2-1-annually-in-volume-terms-to-2022/

https://www.viternaplus.com/2015/09/panduan-pengelolaan-air-budidaya-ikan.html

 

 

Previous Article

Monitoring Klorin sebagai Desinfektan Limbah Cair Industri

Tuesday, 28 January 2020
VIEW DETAILS

Next Article

VELP - UDK Distillation Unit

Thursday, 06 February 2020
VIEW DETAILS