Metode Dumas adalah salah satu metode kuantitatif dalam penentuan kadar protein dan total nitrogen pada suatu sampel. Prinsip metode ini didasarkan pada pembakaran sampel pada suhu tinggi dan pada tahap akhir diubah menjadi gas N2 yang nantinya ditangkap oleh detektor menjadi % nitrogen atau protein.
Dalan analisisnya terdapat 3 tahapan pada instrument yang ditunjukkan pada Gambar 1. tahapan tersebut dijelaskan sebagai berikut :
Tahap Pembakaran : Pada tahap ini sampel dibakar oleh oksigen murni pada suhu 1000oC sehingga menghasilkan gas nitrogen dioksida (NOx) , karbon dioksida (CO2) dan air (H2O).
Tahap Reduksi dan Pemisahan : Produk yang dihasilkan pada tahap I akan dikumpulkan untuk mencapai kesetimbangan. Pada tahap ini air dan karbon dioksida ditangkap dan gas nitrogen dioksida diubah menjadi molekul gas nitrogen (N2) dengan bantuan tembaga panas.
Tahap Deteksi : Sinyal akan dihasilkan dengan adanya thermal conductivity detector yang akan memunculkan nilai dari hasil analisa.

Gambar 1. Tahap Analisa pada Instrument Nitrogen Dumas Analyzer
Adapun kelebihan dari metode ini adalah sebagai berikut :
Proses analisis cepat, berkisar 4-5 menit/ sampel.
Sangat efisien untuk pengujian sampel dengan jumlah banyak.
Tidak memerlukanpreparasi reagen.
Ramah lingkungan dan tidak berbahaya bagi User.
NDA 701 adalah Alat Nitrogen Dumas Analyzer yang menggunakan gas carrier berupa gas Helium dan detektor akhir LoGasTM dengan limit deteksi 0.001 mg nitrogen. Alat ini juga dilengkapi konektor USB dan PC dengan bantuan software DUMASoft sehingga direkomendasikan untuk aplikasi monitoring protein/nitrogen.
PT Sumber Aneka Karya Abadi (PT SAKA) adalah distributor resmi Velp Scientifica yang menjual Alat Nitrogen Dumas Analyzer (NDA 701). Selain Metode Dumas, PT SAKA juga menjual alat penentuan protein/nitrogen untuk analisa kjeldahl.
| Method of analysis: | Nitrogen determination according to Dumas method (combustion) |
| Duration of analysis: | 3/4 minutes |
| Detector: | Innovative TCD autocalibrating |
| Sample weight: | max 1g |
| Autosampler capacity: | up to 4 discs, 30 positions each |
| Reproducibility (RSD): | < 0.5% for EDTA standards (9.57%N) |
| Recovery: | > 99.5% |
| Detection limit: | 0.003 mg nitrogen |
| Helium (He): | purity 99.999% (grade 5.0) |
| Oxygen (O2): | purity 99.999% (grade 5.0) |
| Compressed air or Nitrogen (N2): | purity 99.6 % (oil and water free) |
| Helium (He) pressure: | 2 bar |
| Oxygen (O2) pressure: | 2 bar |
| Interfaces: | USB; RS232 |
| Power: | 1400 W |
| Power supply: | 230 V / 50 - 60 Hz |
| Weight: | 54 kg / 119 lb |
| Dimensions (WxHxD): | 655x510x410 mm (H 690 mm with autosampler) 25.8x20.1x16.1 in (H 27.0 in with autosampler) |