| ( ! ) Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home2/sakaka/public_html/web/news-detail.php on line 100 | ||||
|---|---|---|---|---|
| Call Stack | ||||
| # | Time | Memory | Function | Location |
| 1 | 0.0001 | 364496 | {main}( ) | .../news-detail.php:0 |

Tahukah Anda bahwa suhu penyimpanan sangat berpengaruh terhadap kualitas produk dairy? Perlakuan suhu penyimpanan yang tepat dan konsisten akan mempertahankan kualitas dan memperpanjang umur simpan produk dairy. Hal ini dikarenakan produk dairy, adalah produk olahan susu sehingga mudah rusak. Untuk mencegah kerusakan dan menjaga kualitas produk dairy maka perlu dilakukan monitoring suhu menggunakan thermometer secara real time. Jika produk tidak ter-monitoring secara penuh, dikhawatirkan terjadi penurunan kualitas produk dan pendeknya umur produk, atau bahkan terjadi kerusakan pada produk akibat suhu yang tidak terpantau.
Tanda-tanda bahwa produk yang disimpan telah mengalami kerusakan dapat dideteksi secara organoleptik. Beberapa tanda yang muncul seperti:
Perubahan-perubahan yang telah disebutkan diatas terjadi karena adanya proses degradasi metabolik yang disebabkan oleh mikroorganisme maupun reaksi enzim dalam produk dairy. Oleh karena itu, kestabilan suhu penyimpanan sangatlah mempengaruhi kualitas produk dairy, dimna setiap analis atau operator perlu mengetahui standard suhu yang tepat untuk penyimpanan setiap jenis produk dairy.
Standard range suhu dan lama penyimpanan produk dairy yang harus diperhatikan selama penyimpanan dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah ini.
Tabel 1. Suhu dan Lama Penyimpanan Produk Dairy
|
Produk Dairy |
Suhu Penyimpanan (⁰C) |
Lama Penyimpanan
|
|
Susu cair |
< 4 |
8 – 20 hari |
|
Susu bubuk |
10 – 15,5 |
1 tahun *dalam wadah kedap udara sebelum dibuka. |
|
Susu evaporasi kalengan |
20 – 25 |
12 – 23 bulan |
|
Susu kental manis |
||
|
Keju alami dan olahan |
< 4 |
Ketahanan produk bergantung pada kestabilan suhu dan bahan yang digunakan sebagai bahan baku. |
|
Es krim |
< -20 |
|
|
Minuman dan krim yogurt |
< 4 |
Perlakuan suhu penyimpanan produk dairy hingga beku tidaklah dianjurkan, karena susu yang telah dicairkan mudah dipisahkan dan rentan terhadap pengembangan rasa yang tidak enak. Penyimpanan es krim juga diharapkan pada suhu yang tepat dan konsisten, namun penyimpanan es krim diharapkan tidak membentuk kristal es karena ketika dicairkan dapat merubah rasa dan kualitasnya.
Monitoring konsistensi suhu penyimpanan yang tepat dapat berpengaruh terhadap produk dairy, seperti:
Dengan demikian monitoring suhu secara real time dapat mencegah hal-hal yang disebutkan diatas untuk mencegah terjadinya penurunan kualitas bahkan kerusakan produk dairy. Pemilihan thermometer yang dipakai dalam monitoring suhu penyimpanan produk dairy juga perlu diperhatikan. Cara memilih thermometer yang baik telah dijelaskan pada artikel sebelumnya, yaitu:
Referensi:
https://www.ksre.k-state.edu/humannutrition/foodstorage-documents/Virginia348-960_pdf.pdf
https://opentextbc.ca/foodsafety/chapter/storage-temperatures-and-procedures/