Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search
Climate Testing Pada Kemasan Kaleng Makanan

Climate Testing Pada Kemasan Kaleng Makanan

Friday, 08 March 2019

Melihat prospek industri pangan yang sedemikian besar, kemasan pangan menjadi salah satu aspek vital dari sekian banyak aspek yang harus diperhatikan.  Pengujian pengemasan memberikan jaminan bahwa kemasan akan melindungi produk dari kerusakan atau degradasi selama proses transportasi dan distribusi. Pengujian kemasan juga dapat mengurangi biaya kemasan dengan mengidentifikasi tingkat perlindungan yang tepat dan mengurangi jumlah bahan kemasan yang digunakan.

 

Pengujian pengemasan mencakup serangkaian tes yang dirancang untuk menilai kesesuaian bahan pengemasan untuk digunakan dengan produk yang diberikan. Pengemasan produk harus cukup kuat untuk menahan kerasnya kondisi transportasi dan lingkungan, sementara tetap tahan lama, aman, dan nyaman bagi pengguna akhir.

 

Pengujian kemasan sangat penting untuk:

  • Identifikasi bahan kemasan
  • Pertimbangan dalam pemilihan bahan kemasan yang akan digunakan
  • Mengevaluasi penampakan bahan pengemas pada akhir pengemasan jika pengemas   kontak langsung dengan bahan
  • Menentukan daya tahan bahan pengemas melalui penanganan normal atau tidak normal

 

Metode pengujian juga dikembangkan oleh industri pengemas yang tergabung dalam asosiasi:

 1. ASTM : American Society for Testing Materials

2. TAPPI : Technical Association of the Pulp and Paper Industries

3. FPA : Flexible Packaging Association

4. ABA : American Boxboard Association

5. NSTC : National Safe Transit Committee

 

Pengujian terhadap kemasan meliputi:

  1. Pengujian parameter fisik dan kimia
  2. Pengujian tinta pelapis dan perekat
  3. Pengujian sifat cetakan dan bahan kemas
  4. Pengujian kualitas kemasan dari pabrik
  5. Uji kesesuaian produk kemasan
  6. Uji pengapalan dan perlakuan khusus

 

Pengujian selama pengapalan  (dilihat kondisi selama pengapalan) meliputi:

  1. Pengaruh getaran
  2. Pengaruh bantingan
  3. Pengaruh jatuhan
  4. Penghancuran
  5. Variasi iklim

 

Variasi iklim dalam pengujian kemasan ini sangat penting untuk menentukan kualitas kemasan yang paling tahan lama, terutama dalam inovasi produk. Salah satu kemasan yang sangat yang sering digunakan adalah kaleng. Tidak semua kaleng sama, ada yang terbuat dari logam atau logam dan plastik. Wadah untuk makanan, tembakau dan permen harus melindungi produk dari kelembaban dan oksigen dan pada saat yang sama harus mudah dibuka dan ditutup.


 

Tidak perlu dikatakan bahwa semua kaleng logam memenuhi persyaratan kebersihan dan estetika yang tinggi pada kemasan untuk makanan dan tembakau. Untuk mensimulasikan berbagai skenario penyimpanan dan pengiriman, biasanya dilakukan uji  kualitas secara teratur untuk menguji kaleng di climate chamber yang konstan . Instrumen yang  dapat digunakan dan paling cocok adalah Memmert HPP 110.

Gambar 1. HPP 110 Memmert

HPP 110  memiliki pemrograman ramping yang cocok untuk kombinasi suhu dan kelembaban yang dilengkapi dengan software. Sebelum setiap pengujian korosi, perubahan warna atau perubahan pada lapisan pelapis, parameter  pengujian ditetapkan secara individual. Kombinasi suhu-kelembaban yang biasa digunakan adalah 40 ° C / 80% rh bergantian dengan  25 ° C / 40% rh yang umum di climate chamber. Tergantung pada persyaratan, pengujian dilakukan dalam iklim konstan dan atau iklim bolak-balik (berdasarkan pengujian iklim sesuai dengan DIN EN ISO 6270-2) dan dapat berlangsung dari satu hari hingga beberapa bulan.

 

 

 

Referensi:
 https://elisajulianti.files.wordpress.com/2012/12/pengujian-dalam-pengemasan1.pdf
 https://www.atmosafe.net/en/climate-testing/metal-containers.html

 https://www.google.co.id/searchq=kemasan+kaleng+makanan&safe=strict&source=lnms&tbm=isch&sa=X&vd=0ahUKEwiZwOSNz_DgAhVS63MBHSotDo4Q_AUIDigB#imgrc=WC0oXdR0K_CO9M:


 

 

 

Previous Article

Deep Freezer dan Data Logger: Kebutuhan Utama untuk bidang Medis

Wednesday, 27 February 2019
VIEW DETAILS

Next Article

Cara Praktis Uji Total Suspended Solid pada Air Limbah Industri Tekstil

Wednesday, 27 March 2019
VIEW DETAILS